Building My Dreams
Jangan takut untuk bermimpi! Begitulah kata-kata bijak yang pastinya udah familiar banget kita dengarkan. Kalimat itulah yang kini memacu semangatku untuk terus maju dan pelan2 membangun jejak langkah membangun impian. Awalnya memang takut banget bermimpi yang muluk-muluk, takutnya kalau nggak kesampaian nanti sakit banget. Tapi sekarang aku mikirnya jadi beda. Lebih baik mimpi yang tinggi sekali, supaya kalau misalnya yang tinggi sekali itu nggak kesampaian, paling enggak udah mencapai yang tinggi, he he he, setuju nggak? Aku yang dulunya cuma bisa mimpi waktu tidur, sekarang nggak tidurpun juga bisa dan mau bermimpi. Pengen banget punya rumah kayak yang di kompleks Diamond Hill, nggak perlu yang besar-besar, paling ya bergaya minimalis, cozy, sejuk, tenang, pokoknya bikin seneng deh. Pengen banget go around the world: Ke Dubai, nginep di Burj Al-Arab, hotel unik di tengah laut yang katanya bakalan jadi “7-star” hotel (berarti yang “6-star” juga udah ada ya?), Ke Disneyland di Amrik supaya tetep awet muda ngeliatin bintang-bintang lucu Disney (yang di Hong Kong aja udah bikin gemes), Ke Paris buat “ngabisin” Menara Eiffel and so on. Pengen banget punya mobil Mercedes Benz keluaran terbaru. Wah kalau diterusin mimpinya bakalan melayang tinggi nih. Yup! Apa jadinya kalau aku terus-terusan bermimpi tapi nggak ada usaha sama sekali untuk membangun jejaknya? Yuk kita bersakit-sakit dahulu buat membangun mimpi-mimpi, supaya kalau saatnya tiba mimpi-mimpi itu bukanlah sekedar mimpi lagi tapi udah menjadi something real. Let’s do it!





